PELTI - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia
 

Links

Ketentuan & Ketetapan

Berita Utama

"Terima kasih kepada PP Pelti atas kepercayaan diberikan."

Jakarta, 20 Mei 2012. Peserta ITF Level-1 Coaches Course yang berlangsung di Singaraja Bali cukup alami kesulitan mengkiuti penataran ini disebabkan selama ini belum pernah mendapatkan ilmu tenis sesuai dengan ITF. Hal ini disampaikan langsung kepada August Ferry Raturandang per tilpon. " Ikuti saja jangan menyerah dulu. Yang penting ilmunya diserap dan diterpakan ke lapangan. kalau tidak mengerti sebaiknya sering sering bertanya." begitu tanggapan August Ferry Raturandang ketika menerima keluhan tersebut.

Yang ikuti kegiatan ini 15 pelatih yang berasal dari Mataram Lombok, Probolinggo (Jatim), Gianyar, Bangli, Jembrana Denpasar dan Singaraja. Terlihat ikut juga mantan petenis seperti Nancy Meitrya (angkatan Ayu Fani Damayani), Chandra Widhiarta

Selaku ITF Tutor Alfred Henry Raturandang mengatakan bahwa tidak mudah ikuti ITF standard, tetapi jika dasarnya saja salah maka dimasa depan petenis akan seret kemajuannya. "Banyak kesalahan mendasar dalam memberikan contoh memukul bola. Terutama jika bukan ex petenis sehingga sulit memberikan contoh yang baik." ujarnya disela sela penataran yang berlangsung di Singaraja.

Setelah dilakukan pelajaran teori dilakukan pula di lapangan. Kelihatan ITF Tutor Roy Morison ikut sibuk memberikan contoh contoh kepada peserta ITF Level-1 Coaches Course.

"Kami berterima kasih kepada PP Pelti yang mempercayai kami diadakan penataran pelatih ini." ujar Made Sumadnyana Ketua Pelti Kabupaten Buleleng di Singaraja

© 2009 PELTI | Persatuan Tenis Seluruh Indonesia