PELTI - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia
 

Links

Ketentuan & Ketetapan

Berita Utama

PON Tenis 2009: Ketentuan untuk Umum

Jakarta -  PP Pelti selaku penyelenggara dan pengoordinir pelaksanaan kegiatan ini juga telah membuat ketentuan dan peraturan pertandingan di kelompok senior (Umum). Berikut adalah ketentuan-ketentuan yang akan diterapkan di kelompok senior atau Umum.

 

KETENTUAN DAN PERATURAN PERTANDINGAN TENIS

DALAM RANGKA PEKAN OLAHRAGA TENIS NASIONAL TAHUN 2009

KELOMPOK UMUM

 

A.      KETENTUAN UMUM

 

I.        DAERAH/REGU PESERTA PEKAN OLAHRAGA TENIS NASIONAL TAHUN 2009

 

1.       Setiap Pengprov PELTI berhak mengikuti Pekan Olahraga Tenis Tahun 2009 dengan mengikuti ketentuan umum serta peraturan pertandingan.

2.       Setiap Pengprov PELTI berhak mengikutserkan 1 (satu) regu tenis Kelompok Umum putra dan atau putri

3.       Nama-nama pemain yang sudah didaftarkan untuk mewakili suatu daerah tidak boleh diganti kecuali dengan alasan yang dapat diterima dan persetujuanan dari PP PELTI.

4.       Adapun Entry by Number sampai dengan tanggal 10 Juni 2009, sedangkan  Entry by Name sampai tanggal 27 Mei 2009.

5.       Setiap anggota regu yang mewakili daerah harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PELTI yang dikeluarkan oleh PP PELTI, Bagi yang tidak memiliki KTA, PP Pelti akan membantu pengadaan Kartu Anggota sementara.

 

II.      WAKTU DAN TEMPAT PERTANDINGAN.

           

Pekan Olahraga Tenis Tahun 2009 akan  dilaksanakan tanggal 27 Juni - 5 Juli 2009 di Lapangan  hard court Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta.

-         Pertandingan dimulai pkl. 08.00 – 22.00.  Setelah pertandingan beregu selesai akan dilanjutkan dengan pertandinagan nomor perorangan

-         Cadangan Lapangan Pusat Tenis kemayoran

-         Pembukaan 27 Juni 2009, pkl. 08.00

 

III.    NOMOR-NOMOR YANG DIPERTANDINGKAN.

 

1.     Regu Putra Kelompok Umum

2.     Regu Putri Kelompok Umum

3.  Perorangan Kelompok Umum Putera dan Puteri

4.  Ganda Putera dan Puteri

 

Setiap Regu @ minimal 3 pemain maksimal 4 pemain. Peserta beregu terdiri dari utusan yang telah didaftarkan daerah, sedangkan untuk perorangan sifatnya terbuka artinya semua pemain baik yang terdaftar di daerah maupun yang tidak terdaftar dapat mengikuti pertandingan perorangan (TDP).

 

 

 

 

B.      KETENTUAN KHUSUS

 

I.        PERATURAN/SISTIM PERTANDINGAN

1.       Peraturan pertandingan yang digunakan dalam seluruh kegiatan pertandingan Pekan Olahraga Tenis Nasional  tahun 2009 adalah :

a.       Peraturan Turnamen Diakui PELTI (TDP)

b.      Rules of Tennis tahun 2009 dari ITF

c.       Code of Cunduct tahun 2009 dan ITF

d.      Pertandingan  akan dipimpin oleh seorang Referee

           

2.       Seluruh pertandingan Pekan Olahraga Tenis  dimainkan dengan “the best of three tie breaker sets” baik Babak Kualifikasi maupun Babak Utama, pertandingan beregu maupun perorangan.

      a.   Seluruh pertandingan beregu dibagi dalam bentuk pool dan dimainkan dengan sistim setengah kompetisi

b.      Seluruh pertandingan perorangan dimainkan dengan sistim gugur.

 

            3.    Pertandingan akan dilaksanakan dilapangan tennis Senayan (lap.Hard Court)

 

            4.    Urutan bermain dalam pertandingan beregu :

c.       Partai pertama tunggal ke-1

d.      Pertai kedua tunggal ke-2

e.       Partai ketiga ganda.

Catatan :  -   Urutan ranking bebas

- Susunan pemain yang sudah masuk tidak boleh diganti selama                     melawan regu yang sama.

 

            5.   Penentuan urutan ranking dalam POOL pada pertandingan beregu :

f.        Setiap regu yang memenangkan pertandingan mendapat angka 1 (satu).

g.       Regu yang mendapat angka kemenangan terbanyak dari seluruh pertandingan akan ditetapkan sebagai Juara / peringkat ke-1

h.      Bila terdapat 2 (dua) regu yang memiliki angka kemenangan yang sama, maka penentuan pemenang didasarkan atas pertemuan kedua regu tersebut (head to head).

i.         Bila terdapat 3 (tiga) regu atau lebih yang memiliki angka kemenangan yang sama, maka penentuan pemenang didasarkan kepada langkah-langkah berikut :

-         Prosentase partai kemenangan, apabila prosentase partai kemenangan juga sama.

-         Prosentase set kemenangan, apabila Prosentase set kemenangan juga sama.

-         Prosentase game kemenangan, apabila prosentase game kemenangan juga sama, maka penentuan kemenangan akan dilakukan  dengan undian.

                        Catatan :  Pemain yang cidera sehingga tidak dapat melanjutkan pertandingan angka kemenangan akan diberikan secara penuh kepada lawannya.

6.       Bola yang akan digunakan dalam pertandingan  Pekan Olahraga  Tenis Nasional adalah Fisher.

7.       Seluruh regu Daerah yang masuk babak kualifikasi dibagi menjadi 4POOL yaitu Pool A, Pool B, Pool C, Pool D,

8.       Technical meeting dan sekaligus pengundian untuk penentuan POOL akan dilaksanakan tanggal 26 Juni 2009 di PP Pelti.

9.       Regu Daerah yang pemainnya tidak memiliki PNP akan diundi dulu penempatan urutannya sebelum diundi untuk masuk kedalam POOL

10.   Penentuan unggulan (seeding) ditetapkan berdasarkan Peringkat Nasional PELTI (PNP) terakhir yang diterbitkan oleh PP PELTI

11.   Regu Unggulan dihitung dari 2(dua) pemain teratas yang mempunyai PNP

12.   Juara disetiap Pool akan maju ke Babak semifinal

13.   Pengundian POOL dilakukan masing-masing untuk Putera dan Puteri

14.   15 (lima belas) menit sebelum pertandingan dimulai, kapten regu harus menyerahkan nama-nama pemain tunggal ke-1 dan tunggal ke-2 kepada Referee dan nama pemain ganda diserahkan segera setelah pertandingan partai tunggal ke-2 berakhir

15.   Setiap pemain yang merangkap, akan diberikan waktu istirahat selama 30 menit untuk bermain pada pertandingan berikut pada ganda beregu.

16.   Hanya 1 (satu) orang pemain yang boleh bermain rangkap (tunggal dan ganda)

17.   Pertandingan akan dipimpin oleh seorang wasit mulai babak semifinal

18.   Pergantian bola untuk pertandingan babak penyisihan dilakukan pada set ke-3  (rubber sets) dan 11/13 pada babak semifinal dan final

19.   Kapten regu

a.       Kapten regu adalah seorang yang ditunjuk secara resmi (tertulis) oleh daerah yang diwakilinya.

b.       Kapten regu hanya boleh mendampingi pemainnya di lapangan pada saat pertandingan beregu.

c.       Dalam pertandingan beregu, hanya kapten regu yang boleh berbicara dengan wasit mengenai fakta di lapangan dan berbicara dengan Refere mengenai peraturan permainan.

d.      Kapten regu yang mendampingi pemain di dalam lapangan harus berpakaian rapi dan sopan, tidak dibenarkan memakai sandal dan merokok.

e.      Jika kapten regu tidak dapat secara penuh mendampingi pemainnya di dalam lapangan, dia hanya bisa di ganti oleh salah seorang pemain yang terdaftar dalam regu tersebut.

f.         Kapten regu tidak dibenarkan memberikan petunjuk kepada pemain-nya pada saat pertandingan sedang berlangsung.

g.      Pelanggaran/kesalahan yang dilakukan oleh kapten regu akan dikenakan sangsi kepada yang bersangkutan dengan urutan hukuman sebagai berikut :

1.       Peringatan pertama.

2.       Peringatan kedua

3.       Tidak diperkenankan berada di dalam lapangan.

 

20.   Penempatan regu dalam POOL pada Babak Semifinal :

a.        Juara PooL A akan melawan Juara Pool C

b.       Juara PooL B akan melawan Juara Pool D

 

      20. Jadwal pertandingan untuk  beregu Putera maupun Puteri.

- Hari I                           1 vs 3               2 vs 4

- Hari II                           2 vs 3              1 vs 4

- Hari III                          1 vs 2              3 vs 4

- Hari IV                         Semi Final

- Hari V                         Final

 

       21  Pemain yang kalah WO dianggap kalah dengan 0-6, 0-6.

       22. Regu yang kalah WO dianggap kalah dengan angka 0-3.

                      24. Pemain yang tidak dapat melanjutkan pertandingan pada pertandingan  beregu  dianggap kalah dengan menggenapkan game dan set pada angka penuh untuk   kemenangan lawannya.

 

II.      PERTANDINGAN PERORANGAN PEKAN OLAHRAGA TENIS NASIONAL TAHUN 2009

 

1.       Pertandingan perorangan Pekan Olahraga Tenis Nasional 2009 dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2009.

2.       Sign in (daftar ulang) untuk nomor Perorang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2009 dilapangan tenis Gelosa Bung Karno Senayan Jakara, jam 14.00 s/d 16.00 wib

 

3.       Pertandingan bersifat terbuka (Open Turnamen), artinya setiap daerah dapat mengikuti lebih dari satu pemain (TDP).

 

4.       Pemain yang dihitung medalinya adalah pemain yang terdaftar di beregu di masing-masing daerah.

 

5.       Selain pemain yang sudah terdaftar di tim/beregu daerah yang akan main diperorangan,  akan dikenakan uang pendaftaran sebesar Rp 150.000.-

 

6.       Setiap daerah harus memasukkan daftar nama pemain perorangan kepada referee 1 (satu) hari sebelum pertandingan babak penyisihan perorangan dimulai dan dilanjutkan dengan undian (seeding and drawing).

 

7.       Setiap pemain hanya diperbolehkan mengikuti 2 (dua) nomor pertandingan pada pertandingan perorangan.

 

8.       Besar bagan pertandingan untuk nomor perorangan (size of draw)

- Tunggal Putera Umum                   64

- Tunggal Puteri Umum                    32

- Ganda Putera Umum                     32

- Ganda Puteri Umum                      16

- Ganda Campuran                          16

 

9.       Pembagian/perolehan medali pada nomor perorangan

-         Juara akan memperoleh medali Emas

-         Finalist/Runner-up akan memperoleh medali Perak.

-         Semi finalist akan bersama-sama memperoleh medali Perunggu

10.   Jumlah peserta yang sudah mendaftar sampai saat ini adalah :

            a. Tpa 14 h        18 Daerah

            b. Tpi 14 th        12 Daerah

            c. Tpa 16 th       17 Daerah

            d. Tpi 16 th         7  Daerah

            e. Tpa Umum    16 Daerah

            f . Tpi Umum     9  Daerah

            g. Veteran Putra            15 daerah

            h. Veteran Putri 10 Daerah

 

 

11.   Informasi Penginapan

      A. Hotel Tulip                                 Rate     : Double Bed Room Rp. 235.000,-

                 Jl. Hanglekir II No 24                                      1 besar diisi 2 orang

                 Jakarta Selatan                                   Breakfast : Rp. 15.000,.- Perorang

                  Tlp. 021-725 1872

                 021 725 0025

 

       B. Hotel Pita Giri                 Rate   : Single Bed     Rp. 215.000 + Breakfast

                       Jl. Palmerah barat No 110                         Bed Besar      Rp. 320.000 + Breakfast

                       Jakarta Barat                                Executive       Rp. 350.000 + Breakfast

                        Tlp. 021 535 9359

                         021 548 1965.

C.  Paket Akomodasi  5 Jt per regu. Masing-masing regu 4 orang. Mulai dari tanggal 26 Juni – 6 Juli 2009/ Fasilitas yang tersedia adalah kamar ber AC, konsumsi 3 kali sehari dan transportasi dari penginapan ke Gelora pulang pergi bila lebih dari 1 km

 

J.       SANKSI.

     

Pelanggaran terhadap peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan akan dikenakan hukuman/sanksi oleh PP PELTI kepada Daerah atau perorangan dengan memperhatikan saran dari Referee pertandingan.

 

K.      LAIN-LAIN

 

Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan dan ketentuan ini apabila perlu akan ditetapkan kemudian.

 

Hormat kami,

PENGURUS PUSAT PELTI

 

 

 

 

JOHANNES SUSANTO

Ketua Bid. Pertandingan            

 

© 2009 PELTI | Persatuan Tenis Seluruh Indonesia