PELTI - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia
 

Links

Tabloid Tennis

Berita Utama

Seleknas 16 Tahun Putra: Wisnu Teratas di Seleknas

Jakarta - Petenis junior asal Tegal, Wisnu Adi Nugroho menempati urutan teratas pada seleksi nasional petenis junior putra KU 16 tahun di Pusat Tenis Kemayoran yang berakhir hari Kamis. Urutan empat besar setelah Wisnu adalah Nuradim Ramdani (Bogor), David Manoah Yosua (DKI) dan M Rizki Widianto.

Referee Slamet Widodo menyebutkan, Seleknas ini diikuti delapan petenis. Empat lainnya yang menempati urutan ke-5 s/d 8 adalah Arief Rahman (Bontang), M Sani Wijaya (DKI), Ibrahim Unggulaga (Surabaya) dan Jess David Wiranata (DKI).

Wisnu Adi Nugroho tak terkalahkan dari tujuh penampilan. Petenis yang mengawali latihan dengan pelatih asal Tegal Purnomo dan kemudian sekolah di Ragunan ini menang dua set langsung  sebanyak lima kali dan dua kali rubber set, masing-masing atas David Manoah dengan skor 4-6, 6-1, 7-5 dan Arief Rahman dengan kemenangan 6-4, 6-7(5) 6-1. Sementara Kemenangan straight set diraih atas Nuradim (6-4, 6-1), M Rizki (6-0, 6-0), Ibrahim (6-3, 6-1), M Sani (6-4, 6-2), Jess David (6-3, 6-1).

Sementara Nuradim Ramdani hanya kalah satu kali dari Wisnu. Enam partai lainnya dimenangi petenis kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini. Menang atas M Rizki (6-2, 6-1), Ibrahim (6-2, 6-2), Jess David (6-2, 6-0), Dadi Manoah (1-6, 6-3, 6-3), Arief (6-1, 6-3).

David Manoah Yosua kalah dua kali, yakni dari Wisnu dan Nuradim. Lima kemenangan lainnya dibukukan atas M Rizki (6-7(5), 6-2, 6-0), Ibrahim (6-4, 6-1), M Sani (6-1, 6-2), Jess David (6-0, 6-0), Arief (6-1, 3-6, 7-6(3)).

M Rizki Widianto kalah tiga kali, masing-masing dari Wisnu, Nuradim dan David Manoah (7-6(5), 2-6, 0-6). Sementara empat kemenangan dibukukan atas Ibrahim 6-7(4), 6-4, 6-4), M Sani (6-2, 7-5), dan Arief (6-4, 7-6(5)).

Hasil inilah yang didapat setelah seleknas ini melalui rapat penentuan pemain peserta Seleknas yang penuh berliku dan diwarnai ketidakpuasan sebagian orangtua pemain dan sempat membuat Ketua Bidang Pembinaan Junior Danny Walla memberikan penjelasan ekstra kepada sejumlah orangtua pemain.

Sementara itu Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto mengatakan, Seleknas yang sekarang berlangsung ini dilaksanakan dengan seluruh pemain saling ketemu. "Memang ini tidak menggambarkan kekuatan sebenarnya, karena Gavin Pranata yang menurut saya bagus memiliki program lain dan tidak mengikuti seleknas. Tapi inilah yang terbaik bisa kita dapatkan dari seleknas," katanya.

Tim Davis Cup Junior Indonesia akan mengikuti pra kualifikasi di Kolombo, 22 Februari mendatang. Hasil ini memang di bawah raihan tahun lalu yang masuk kualifikasi. (Humas/apj)

© 2009 PELTI | Persatuan Tenis Seluruh Indonesia