PELTI - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia
 

Links

Tabloid Tennis

Berita Utama

Seleknas Putri Mundur, Forkopi Ke Pelti

Jakarta, 29 Januari - Geliat Seleksi Nasional kian terasa. Setelah PP Pelti mengumumkan jadwal seleksi yang  berlangsung 2 - 7 Februari 2010, suasana pun menghangat dengan hadirnya komunitas yang mengatasnamakan orangtua petenis Indonesia dengan sebutan FORKOPI ke PP Pelti. Kehadirannya bermaksud urun rembug berkaitan dengan aktivitas dan pembinaan tenis di Indonesia. Dari pertemuan ini juga mengindikasikan mundurnya eleknas di nomor putri, yang tidak dilaksanakan secara serentak dengan putra.

Kunjungan FORKOPI ke Pelti bukanlah kali pertama, karena sebelumnya hal senada juga pernah berlangsung. PP Pelti sendiri sangat akomodatif dengan usulan-sulan masyarakat tenis, seperti juga FORKOPI, karena masukan-masukan dari banyak pihak memang ditunggu Pelti sepanjang demi kemajuan tenis Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Forkopi Harmony Ginting diikuti pengurusnya, antara lain Indriatno Sutjiadi, Freddy Rumambi, dan Ahmad Syaifullah, bersama pelatih Roy Morison dan Deddy Prasetyo. Sedangkan Pelti diwakili Johannes Susanto, August Ferry Raturandang, Slamet Utomo, dan Slamet Widodo.

Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto yang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Ketua Bidang Pembinaan junior Danny Walla. "Kita terbuka kok dengan siapa saja. Pertemuan karena permintaan FORKOPI, dan kita bisa tampung aspirasi mereka, yang juga ikut memikirkan perkembangan tenis Indonesia," kata Johannes Susanto.

Dari pertemuan ini, Pelti meminta FORKOPI untuk mengajukan uneg-uneg-nya, yang akhirnya pertemuan ini menjadi lebih hidup, karena banyak persoalan dibahas pada pertemuan ini.

Namun lebih dari itu, pertemuan ini lebih menekankan pada pemanggilan nama-nama pemain yang mengikuti seleksi nasional, yang sedianya dijadwalkan bulan Maret, namun karena pemberitahuan mendadak akhirnya dimajukan 2-7 Februari. 

Karena pemajuan dan pencantuman nama-nama pemain yang mengikuti seleknas inilah yang kemudian menggelitik terjadinya pertemuan ini. Setelah melalui diskusi yang panjang, akhirnya dicapai suara bulat untuk memundurkan seleksi di nomor putri. Sedangkan putra tetap dilaksanakan 2-7 Februari.

Sementara itu Ketua Bidang Pembinaan Junior Danny Walla mengemukakan, bahwa pemberitahuan kepada pemain adalah tugas Pelti. Sedangkan apa pun yang dihasilkan dari pertemuan hari ini,  mengenai teknis pelaksanaannya, seperti pertandingan tanpa ballboy dan wasit, dan lain-lain, harus ditandatangani oleh peserta, sementara FORKOPI sebagai saksi.

Berikut adalah nama-nama petenis yang diusulkan untuk dipanggil masuk seleknas: 

Seleknas Putra:
1. Wisnu Adi Nugroho (Tegal)
2. M Sani Wijaya (DKI)
3. M Rizky Widianto (Sby)
4. Nuradim Ramdani (Sulsel)
5. Ibrahim Unggulaga (Sby)
6. Jess David Wiranata (DKI)
7. David Manoah Yosua (DKI)
8. Arief Rahman (Bantaeng)
9. Mark Ginting (DKI)
10. Ramdani Khadafi (DKI)

Cadangan:
Frederico Rumambi (DKI)
Irfandi Hendrawan (Sby)


Sedangkan nomor putri, yang akan diundur sampai pada awal Maret 2010, masih menunggu hasil penghitungan peringkat terakhir pada bulan Februari. 

"Apa pun hasil pertemuan hari ini, akan dilaporkan terlebih dahulu ke Ketua Umum, sebagai penanggungjawab terakhir," kata wakil Sekjen August Ferry Raturandang. (Humas)

© 2009 PELTI | Persatuan Tenis Seluruh Indonesia